Saturday, February 25, 2012

Gunakan Make-Up untuk merubah hidung anda






Dari semua bagian yang ada di wajah, biasanya bagian hidung yang menyebabkan masalah terbanyak.

Sangat sedikit wanita yang bahagia dengan bentuk dan ukuran dari hidung mereka. Dengan alasan inilah maka banyak terjadi operasi plastik pada hidung.

Beberapa wnaita merasa hidungnya terlalu besar, terlalu lebar atau pun terlalu kecil.

Untungnya, make up dapat membantu penampilan hidung untuk bermacam-macam bentuk dan ukuran.

Untuk hidung yang panjang, pakai foundation yang lebih terang pada bagian bawah dan foundation yang lebih gelap pada cuping hidung, pada keduanya yang di bagian depan dan bawah.

Kamu juga bisa menggunakan lip brush untuk memperpanjang ujung dari mulut untuk menyeimbangkan bagian-bagian wajah dengan baik.

Untuk menlangsingkan hidung yang lebar, berikan titik kecil yang berwarna gelap pada bagian atas hidung dan batang hidung.

Untuk hidung yang ukurannya tidak seimbang, gunakan foundation yang gelap untuk bagian yang menonjol agar tampak lebih samar-samar.

infokulit.com

Thursday, February 23, 2012

7 Langkah Mudah Redakan Stres


KOMPAS.com - Sibuk dengan perkerjaan kantor, mengurus anak atau pekerjaan rumah adalah hal-hal yang membuat seseorang rentan mengalami stres. Semakin sering Anda berada pada situasi yang tidak nyaman, bukan tidak mungkin hal ini akan memengaruhi kondisi kesehatan Anda.

"Ketika Anda berulang kali mengalami stres, sistem saraf Anda tetap tegang. Bahkan tingkat stres yang kecil dapat membuat Anda merasa kewalahan," kata Dr. Henry Emmons, yang juga penulis The Chemistry of Calm.
Emmons memaparkan, ada 7 (tujuh) tahap untuk membuat seseorang lebih tenang saat harus berhadapan dengan stres, seperti dijelaskan di bawah ini :

1. Kenali tanda-tandanya
Cara terbaik untuk mengelola stres adalah dengan mengenali sedini mungkin gejalanya. Tetapi hal ini sulit untuk dideteksi, karena sinyal yang diperlihatkan tubuh sangat halus. "Orang sering tidak menyadari bahwa stres mempengaruhi kualitas tidur. Anda mungkin bisa tidur selama delapan jam, tapi sulit untuk mendapatkan tidur yang berkualitas, sehingga Anda terus merasa lelah," kata Dr Emmons.

Untuk mendeteksinya, luangkan waktu selama beberapa menit setiap hari untuk memikirkan perubahan kebiasaan atau kesehatan apa saja yang telah terjadi pada diri Anda yang mungkin dipicu akibat kecemasan.

2. Alihkan pikiran
Ketika seseorang merasa tegang atau tertekan, pikiran mereka mungkin akan terus didesak memutar ulang kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat.  Emmons menyarankan untuk mengubah fokus perhatian ke tubuh sebagai gantinya. Bagaimana caranya? Carilah tempat yang tenang untuk duduk dan buat pikiran rileks. Kemudian, tarik napas dalam-dalam melalui diafragma, dan menghembuskannya secara perlahan melalui mulut.
Cara ini cukup efektif membantu menenangkan sistem saraf Anda. "Anda bahkan dapat berlatih pernapasan ketika tidak sedang stres, sehingga Anda tahu persis apakah teknik pernafasan dapat menenangkan pikiran Anda," kata Emmons.
3. Aktivitas fisik
Stres menjadi alasan yang cukup sering digunakan banyak orang untuk tidak berolahraga. Padahal dengan melakukan aktivitas fisik, kadar hormon stres dalam tubuh bisa diseimbangkan, kata  Emmons. Lakukan aktivitas olahraga yang Anda Anda sukai, seperti misalnya bersepeda, berenang atau jogging.

4. Ngemil sehat
Ketika stres muncul, manusia umumnya cenderung ingin mengonsumsi makanan ringan atau ngemil. Kudapan manis dapat memicu lonjakan glukosa darah, sehingga membuat Anda merasa lebih gelisah. Untuk camilan yang lebih sehat, Anda bisa menggantinya dengan mencampur stroberi segar ke dalam saus coklat gelap. Kenapa? Karena, stroberi tinggi kandungan vitamin C yang dapat menurunkan stres akibat radikal bebas. Sementara coklat gelap membantu mengurangi hormon stres (seperti kortisol) dalam tubuh. Pilihan lainnya, Anda bisa mengonsumsi wortel atau batang seledri.

5. Telepon teman
Menghabiskan waktu dengan teman-teman membantu tubuh kita memompa keluar hormon oksitosin, sehingga tubuh merasa lebih baik. Luangkan waktu berkumpul secara teratur bersama teman atau sahabat, akan membuat perasaan Anda menjadi lebih baik.

6. Pergi jalan-jalan
Hanya dengan menghirup udara segar dapat meningkatkan pandangan Anda, membantu Anda menangani situasi sulit dengan lebih tenang. Pergi ke sebuah taman dekat rumah dan menghirup wangi bunga cukup untuk membuat pikiran kembali tenang. Penelitian menunjukkan bahwa menghirup aroma tertentu (seperti lavender) dapat membantu mengatur ulang sistem kekebalan tubuh ke tingkat yang normal.

7. Persiapkan diri untuk tidur
Kurang tidur hanya membuat Anda merasa lebih cemas. Untuk mengatasi hal ini, ambil sebuah buku dan pena, lalu tuliskan setiap pikiran negatif yang muncul di kepala Anda, kata Sue Patton Thoele, salah seorang psikoterapis dan penulis buku ternama. Cara ini menurut Patton memang berlawanan dengan intuisi, tapi dengan mencatat sejumlah keluh kesah Anda di atas kertas, cukup dapat membantu mengurangi beban pikiran.

Alasan Kenapa Anak Butuh Seorang Sahabat


KOMPAS.com - Sebuah riset terbaru menunjukkan, kehadiran seorang sahabat ternyata dapat membantu setiap individu melupakan setiap pengalaman buruk yang pernah dialami, khususnya pada anak-anak.

Dalam sebuah riset yang dipublikasikan jurnal Developmental Psychology,  peneliti melibatkan sebanyak 55 anak laki-laki dan 48 perempuan dari kelas 5 dan 6 di Montreal Kanada. Para peneliti merekam perasaan dan pengalaman mereka dalam sebuah jurnal selama empat hari. Peneliti juga tidak lupa mengukur tingkat hormon kortisol (hormon stres) pada anak-anak yang dipantau melalui tes air liur secara teratur.

"Mempunyai seorang sahabat di saat mengalami masa-masa yang tidak menyenangkan dapat berdampak langsung pada tubuh dan pikiran anak," kata William Bukowski, seorang profesor psikologi dan direktur di Pusat Penelitian Perkembangan Manusia di Concordia University, Montreal.

"Jika seorang anak sendirian ketika mendapatkan masalah dengan guru atau berselisih paham dengan teman sekelas, kami melihat adanya peningkatan yang terukur terkait tingkat hormon kortisol dan penurunan rasa harga diri," tambahnya

Peneliti menemukan bahwa kortisol akan meningkat dan harga diri cenderung menurun ketika seorang anak mengalami pengalaman negatif. Namun, dengan kehadiran sahabat di masa sulit, kadar kortisol dan perasaan rendah diri mengalami penurunan.

Para peneliti mencatat bahwa apa yang terjadi selama masa kanak-kanak dapat mempengaruhi ketika seseorang memasuki usia dewasa, termasuk dalam kaitannya dengan perasaan rendah diri.

"Reaksi fisiologis dan psikologis akan memberikan pengalaman negatif kepada anak-anak di kemudian hari," jelas Bukowski dalam rilis berita.

"Sekresi kortisol yang berlebihan dapat menyebabkan perubahan fisiologis yang signifikan, termasuk penurunan kekebalan dan pembentukan tulang. Stres yang tinggi benar-benar dapat memperlambat perkembangan anak," jelasnya.

Riset sebelumnya juga menunjukkan bahwa memiliki persahabatan dapat membantu melindungi orang dari intimidasi, pengucilan dan berbagai bentuk agresi.

Stres yang tinggi benar-benar dapat memperlambat perkembangan anak