Wednesday, February 29, 2012

Cara Mudah Atasi Bau Mulut

Ghiboo.com - Halitosis atau nafas bau merupakan suatu kondisi yang tidak menyenangkan yang kerap dialami oleh sebagian orang. Penyebab dari kasus nafas bau yang sering ditemukan adalah disebabkan oleh bakteri yang hidup di mulut, terutama di bagian belakang lidah.

Penyebab utama dari nafas bau adalah tidak melakukan perawatan mulut dengan benar, sehingga terjadi penumpukan plak dan infeksi gusi. Menyikat gigi dan flossing dapat mengurangi makanan bagi bakteri didalam mulut. Selain itu, beberapa masalah kesehatan seperti gangguan pencernaan, sembelit, infeksi tenggorokan, mulut kering, gangguan metabolisme dan diet yang tidak benar, juga dapat memicu timbulnya bau mulut.

Tak hanya itu, penyebab bau mulut juga bisa dipengaruhi oleh gaya hidup tak sehat, seperti kebiasaan minum minuman alkohol dan merokok. Kondisi medis, seperti diabetes, carcinomas (kanker), trimethyaminuria (gangguan metabolisme langka), hernia hiatus (benjolan di lambung), sinus dan pembengkakan amandel juga bisa menyebabkan bau mulut.
Meski sering dianggap sepele, tetapi bau nafas tak sedap bisa diatasi jika diketahui penyebabnya. Lantas apa saja cara mengatasinya?

Trik Atasi Bau Mulut

1. Kekurangan air dalam tubuh menyebabkan bau mulut. Tingkatkan asupan air putih (minimal 10-12 gelas per hari).

2. Konsumsi buah-buahan citrus, berries, dan lainnya yang kaya akan vitamin C.

3. Rempah-rempah alami, seperti ketumbar, daun mint, gandapura, kulit kayu manis, cengkeh, dan kapulaga juga ampuh memerangi bau mulur.

4. Kurangi konsumsi protein hewani.

5. Makan sayuran dan buah yang kaya akan enzim pencernaan dan serat, seperti wortel, batang seledri, mentimun dan buah-buahan segar.

6. Gunakan penyegar mulut alami, seperti saunf (biji adas) atau batang kayu manis. Mengunyah permen rasa dan aroma mint, permen bebas gula atau permen karet juga dianjurkan.

7. Konsumsi yogurt. Bakteri baik dalam yogurt melindungi lidah sehingga bakteri penyebab bau mulut tidak dapat tumbuh di sana. Tapi jangan sembarangan konsumsi yogurt biasa. Gula di dalam yogurt memberi makan pada bakteri jahat sehingga membuat bau nafas lebih keras.

Lima Makanan Peningkat Gairah Seks Pria




TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ingin menjadi laki-laki dengan julukan perkasa? tentu ini idaman setiap pria, karena itu faktor gairah seks salah-satu terpenting.
Jika Gairah seks Anda loyo, jangan khawatir, gairah seks Anda bisa bangkit dengan mengonsumsi lima makanan di bawah ini.

1. Alpukat
Alpukat dikenal sebagai afrodisiak yang baik untuk jantung karena kaya lemak tak jenuh. Makanan apa pun yang dapat menjaga jantung berdetak dengan baik membantu darah mengalir ke tempat yang tepat. Riset memperlihatkan bahwa pria yang menderita kelainan jantung memiliki risiko disfungsi ereksi dibanding dengan pria dengan jantung sehat.

2. Kacang almond
Almond telah lama dikenal dapat meningkatkan gairah, stimulasi seksual, dan juga kerap dikaitkan dengan kesuburan. Almond sangat kaya nutrisi dan mengandung mineral yang penting bagi kesehatan seksual dan reproduksi seperti zinc, selenium, dan vitamin E. “Zinc menambah libido dan hasrat seksual,” kata Berman.

3. Strowberi
Warnanya yang merah membantu membakar gairah. Selain itu, strowberi juga merupakan sumber asam folat, salah satu jenis vitamin B yang membantu mengurangi risiko saat melahirkan pada perempuan. Sementara bagi pria, asam folat meningkatkan jumlah sperma.

4. Makanan laut
Selain kerang yang sudah terkenal sebagai afrodisiak, makanan dari laut lainnya juga banyak mengandung zinc. Selain itu, ikan kaya akan omega-3 yang baik untuk jantung.

5. Sitrus/jeruk
Jeruk jenis apa pun memiliki asam folat, vitamin C, dan aktioksidan yang penting bagi kesehatan reproduksi pria. Anda dapat mendapat manfaatnya dengan mengonsumsi jeruk mandarin, atau mencampurkan jeruk nipis atau lemon ke masakan Anda. (tsb)

Junk Food Bikin Otak Rusak


Ghiboo.com - Menjamurnya restoran junk food membuat tingkat konsumtif akan makanan itu meningkat. Makanan tak sehat yang mengandung kalori dan lemak jenuh tinggi ini memiliki dampak negati lebih selain buruk bagi kesehatan jantung.

Mulai kini berpikirlah dua kali untuk mengonsumsinya. Zeenews.india.com pada awal Januari 2012 mengungkapkan sebuah penelitian yang menunjukkan kandungan lemak jenuh tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada otak.

Peneliti dari University of Washington School of Medicine mengamati otak tikus yang dipelihara dan kemudian diberikan makanan dengan lemak tinggi.

Tikus mengalami cedera pada hipotalamus, sebuah area otak yang mengontrol nafsu makan, termasuk keinginan untuk makan dan memberikan sinyal untuk berhenti makan ketika perut sudah terasa penuh.

Penelitian juga menemukan tanda-tanda kerusakan di daerah otak yang sama pada orang yang mengalami kegemukan. Peneliti Michael Schwartz beranggapan bahwa obesitas juga berhubungan dengan peradangan di hipotalamus.

Para peneliti lalu membandingkan tikus yang diberi makanan berlemak tinggi dengan tikus yang diberi makanan biasa selama empat minggu. Pada minggu pertama, peneliti menemukan gliosis pada tikus yang diberi makanan berlemak tinggi, pertumbuhan berlebihan dari sel-sel yang merupakan sebuah tanda bahwa otak telah mencoba untuk menyembuhkan diri dari cedera.

Peneliti juga menemukan bahwa meskipun perbaikan otak itu efektif, peradangan di gliosis terus bertambah selama hewan tetap makan makanan berlemak tinggi.

Selain itu, hasil scan otak dari 34 orang sehat, mulai dari gendut hingga kurus, mengungkapkan bahwa hubungan antara berat badan dan gliosis manusia mirip dengan apa yang ditemukan pada tikus.